OUTSOURCING : ANTARA YANG BURUK DAN BAIK

Ade Parlaungan Nasution

Abstract


Istilah Outsourcing (alih Daya) di Indonesia mempunyai konotasi yang negatif. Berbagai Isu yang diangkat oleh kelompok buruh pada moment-moment tertentu seperti hari buruh 1 Mei salah satunya adalah penghapusan outsourcing.Outsourcing di mata para aktivis serikat merupakan praktik penghisapan manusia atas manusia yang seolah-olah di direstui dan dilindungi negara. Menurut kelompok buruh, Penerapan sistem outsourcing selama ini di berbagai perusahaan, menempatkan posisi pekerja menjadi tidak terlindungi baik itu kesejahteraan dan jaminanjaminan lainnya dan bisa di PHK tanpa pesangon setelah habis kontrak. Buruh hanya dianggap komoditas dan sama sekali posisinya lemah dalam dunia tenaga kerja.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.